Wisata  Baru  Di  Kota  Malang  Yang  Masih  Perawan

Bicara tentang malang banyak sekali tempat wisata yang tersembunyi disana seperti pantai air terjun dan yang lainya yang masih jarang dijama oleh kalangan luas. Malang merupakan kota yang berada di cekungan gunung dan diapit dengan beberapa gunung di jawa timur sebut saja, arjuno, semeru,  bromo, dan gunung kawi. Udara di kota malang cukup sejuk karena dikelilingi gunung. Pada kesempatan ini kami akan mengulas tentang surga tersembunyi yang berada di malang raya yang pesonanya sangat menawan dan tidak kalah dengan daerah lainnya.

1.    Coban  Sanusi

Coban sanusi merupakan air terjun yang berada di desa benjor kecamatan tumpang. Air terjun ini masih jarang dikunjungi oleh masyarakat luas, karena letaknya yang masih sulit dijangkau, untuk menuju coban ini anda harus berjalan selama 20 menit dari parkir coban sanusi selanjutnya anda harus menaiki dan menuruni tangga dengan tinggi kurang lebih 4 meter’an setelah sampai ke coban sanusi  anda akan disuguhkan dengan hamparan tebing tinggi yang menjulang berlawanan ke arah air terjun dengan tinggi air terjun sekitar 20 meter.

2.    Coban  Supit  Urang

Coban supit urang merupakan air terjun yang berada di desa madirejo kec.pujon, kab.malang. Dengan jarak dari kota malang sekitar 20 km dengan waktu sekitar 30 menit. Untuk akses  kesana anda langsung saja menuju kota wisata batu dan menuju kecamatan pujon,setelahnya anda sampai disana kamu harus menyusuri hutan belantara dan menaiki tangga untuk sampai pada air terjun ini. coban ini merupakan 1 dari 3 coban yang ditemukan dalam satu bulan terakhir ini. Setelahnya sampai disana  kamu akan menyusuri sungai dan ladang milik warga yang menambah hawa sejuk sekitar air terjun .

3.    Coban  Parangtejo

sumber: https://liburmulu.com/coban-parang-tejo-air-terjun-tersembunyi/

Sebuah coban yang mempesona dengan masih jarangnya wisatawan yang berkunjung ke wisata ini jadi perlu diyakini bahwa tempat ini sangaht asri dan suasananya yang amat tenang untuk disinggahi. Coban ini terletak di desa princi, kecamatan dau, kabupaten malang. Yang berada pada ketinggian 900 meter diatas permukaan laut (MDPL), air terjun ini berada pada lereng gunung buthak. Di dekat tempat ini juga dekat dengan jalur pendakian gunung buthak yang sudah cukup ramai dikunjungi. Aliran air pada coban ini membentuk sungai metro yang menjadi sumber pada warga malang. Sebelah barat pada air terjun ini berbatasan langsung dengan kabupaten blitar. Untuk asal nama parangtejo sendiri yaitu dari bahasa jawa kuno parang yang berarti tebing dan tejo yang berarti pelangi, dikarenakan pada saat pagi hari membentuk sebuah pelangi dengan paduan percikan air coban yang indah untuk dipandang.

4.    Budug  Asu

sumber: http://www.imgrum.org

Sekarang kita berpindah ke lereng gunung arjuno yang berada di wilayah singosari kabupaten malang.  Kita akan menuju sebuah bukit di lereng gunung arjuno yang indah dan menawan, untuk lokasi dari budug asu berada di wilayah singosari dan masih satu area dengan kebun teh wonosari lawang. Untuk nama budug asu sendiri berarti bukit anjing, bukit ini ditemukan oleh warga sekitar, lalu komunitas offroad dan trail menelusuri tempat ini lambat laun para penggila foto juga mendatangi tempat ini dengan background gunung arjuno yang gagah membuat tempat ini banyak didatangi wisatawan. Untuk menunjang pengunjung dinas perhutani dengan warga setempat membuat toilet dan sebuah tempat istirahat yang cukup nyaman, tak heran kini budug asu merupakan wisata yang cukup ramai didatangi pengunjung. Saran saya untuk anda yang baru pertama kali kesini dan anda tidak menggunakan kendaraan yang khusus dirancang untuk medan ekstream, anda sebaiknya melewati jalur pada kebun teh wonosari.