Explore Gunung Panderman, Malang Jawa Timur

Malang dan Batu merupakan kota dengan segudang tempat wisata, ada wisata alam seperti Gunung, pantai, air terjun, pemandangan dan lain lain. Wisata edukasi keluarga seperti jawa timur park, museum angkut, eco green park selecta, dan masih banyak lagi. tak hanya wisata, di kota ini pun menjadi pusat pendidikan di jawa timur dengan universitas – universitas nya yang sudah dikenal. Kuliner dan oleh – oleh di kota ini pun banyak menjadi ciri khas, yang pastinya membuat anda semua ingin mencoba untuk mengunjungi kota Malang dan Batu. Namun kali ini kita akan membahas tentang Wisata Alam yang berada di Kota Wisata Batu yang merupakan wisata pendakian atau bisa dibilang wisata adventure.sepeti apa wisata nya,?

Tentang Gunung Panderman

Ya, Gunung Panderman. Gunung ini merupakan salah satu jajaran bukit yang konon berbentuk seperti putri yang sedang tertidur. Gunung panderman tepat berada di bagian kaki putrinya, hehe. Tempat ini banyak dikunjungi para pendaki atau wisatawan yang ingin menikmati indahnya alam Indonesia yang berada di Kota Batu ini. Gunung Panderman sendiri berada di ketinggian 2000 Mdpl. Dan memiliki suhu kurang lebih hingga 7 derajat celcius di puncaknya. Wisata adventure satu ini terletak di dusun Toyomerto, desa pesanggrahan Kota Batu. Bila kita tempuh dari pusat kota batu yakni sekitar 3 km ke arah barat menuju arah jombang / songgoriti sampai bertemu pertigaan terakhir desa pesanggrahan. Jika kita tempuh dari kota malang sekitar 23 km ke arah batu ya. Gunung panderman sendiri cocok bagi anda yang masih pemula dalam mendaki gunung.

Tiket Masuk dan Jalur Pendakian Gunung Panderman

Setelah kita jelaskan sedikit tentang Gunung Panderman, sekarang kita akan kembali menjelaskan tentag tiket masuk dan jalur pendakian panderman hingga puncak. Untuk tiket masuk sendiri, Wisata Gunung Panderman menarik tarif 7 Ribu dan biaya parkir 3 ribu/malam. Cukup murah bukan, nah untuk persiapan sebelum mendaki, barang – barang yang perlu kita bawa adalah tenda, sepatu, alat – alat mendaki, jaket, celana hangat, lampu senter, peralatan p3k, dan tidak lupa logistik atau bekal untuk ketika di perjalanan maupun sampai puncak.

Perjalanan kita mulai dari basecamp berjalan naik dengan medan yang masih paving hingga ada pertigaan yang jika belok ke kanan ke Gunung Buthak, kita ambil arah ke kiri menuju jalan setapak. Dari sini kita bisa mengisi botol minum kita yang kosong karena disini terdapat sumber. Setelah mengisi kita lanjut perjalanan kembali kurang lebih 1 jam hingga sampai latar ombo dengan medan yang agak sedikit naik serta melewati jalan longsor yang mengharuskan kita berpegangan dengan tali. Di latar ombo kita sudah mulai melihat ciri khas alam gunung dengan di dominasi pohon pohon serta tumbuhan tumbuhan liar. Di latar ombo anda bisa mendirikan tenda atau langsung lanjut. Jika lanjut maka kita akan berjalan melewati jalan setapak menuju arah puncak dengan medan yang mulai agak sedikit menanjak curam sampai kita berjumpa watu gede kuram lebih 1 jam. Di sepanjang perjalanan kita menjumpai pepohonan dan alam yang hijau serta sesekali ada kawanan monyet yang melintas di sekitaran pohon. Sesampai di watu gede kita bisa beristirahat sambil menikmati logostik atau bekal yang kita bawa.

Setelah puas beristirahat, kita lanjut dari watu gede ke puncak basundara atau puncak tertinggi panderman, disinilah fisik dan ketahanan tubuh kita diuji, jalan mulai menanjak tiada henti dengan medan tanah dan ditumbihi banyak pohon – pohon besar di sebelahnya. Ketika akan sampai puncak kita akan menjumpai banyak pohon dan jalan yang naik sampai akhirnya sampai di puncak basundara. Waktu dari watu gede ke puncak sendiri sekitar 1 jam tergantung kondisi fisik kita masing – masing ya.

Nah itu tadi sedikit tentang Gunung Panderman, sedikit saran. Jika kita akan mendaki gunung, maka persiapkanlah fisik dan barang bawaan anda agar selama pendakian tidak terjadi apa – apa, dan tidak lupa berdo’a demi kelancaran dan kesenangan perjalanan ya. Salam lestari 🙂